Home / KAJIAN / Konsep Media Baru Berdasarkan Dimensi Konten dan Khalayak

Konsep Media Baru Berdasarkan Dimensi Konten dan Khalayak

Kehidupan kita yang terus berkembang telah mengubah semuanya, termasuk mengubah tata cara dan pola komunikasi kita. Salah satu hal yang muncul dan berkembang adalah hadirnya teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan begitu pesat. Termasuk Kehadiran media seperti internet yang membuat banyak aplikasi dan media yang juga ikut mengubah kehidupan. Media baru ini ditandai dengan hadirnya media seperti internet yang membuat banyak aplikasi dan media yang juga ikut mengubah kehidupan kita

Kajian tentang Media baru, memiliki beberapa pengertian, salah satunya seperti yang telah dijelaskan oleh Denis McQuaildalam bukunya Teori Komunikasi Massa (2011 : 148), memberikan bahasan dan cakupan bahwa media baru sebagai “beragam perangkat teknologi komunikasi yang berbagi ciri yang sama selain baru dimungkinkan dengan digitalisasi dan ketersediannya yang luas untuk pengguna pribadi sebagai alat komunikasi”. Denis, menyatakan bahwa media sangat beragam dan tidak mudah didefiniskan.

Secara tinjauan konten dan konteks, media baru dan media lama memiliki beberapa konsep yang berbeda sembagaimana dikemukankan oleh Denis McQuaildalam bukunya Teori Komunikasi Massa (2011 : hal 156-157) :

  1. Media komunikasi antarpribadi (interpersonal communication media). Meliputi telepon (yang semakin mobil) dan surat elektronik (terutama untuk pekerjaan, tetapi menjadi semakin personal). Secara umum, konten bersifat pribadi dan mudah dihapus dan hubungan yang tercipta dan dikuatkan lebih penting daripada informasi yang disampaikan. .
  2. Media permainan interaktif (interactive play media). Media ini terutama berbasis komputer dan video game, ditambah peralatan realitas virtual Inovasi utamanya terletak pada interaktivitas dan mungkin dominasi dari kepuasan proses’ atas penggunaan
  3. Media pencarian informasi (information search medial). Ini adalah kategori yang luas, tetapi Internet/WWW merupakan contoh yang paling penting, dianggap sebagai perpustakaan dan sumber data yang ukuran, aktualitas, dan aksesibilitasnys belum pernah ada sebelumnya. Posisi mesin pencari telah menjadi sangat penting sebagai alat bagi para pengguna sekaligus sebagai sumber pendapatan untuk Internet. Di samping Internet, telepon (seluler) juga semakin menjadi saluran penerimaan informasi, diterima juga teleteks yang disiarkan dan layanan radio data.
  4. Media Partisipasi (media partisipatif kolektif). Kategorinya khusus memuat penggunaan Internet untuk berbagi dan bertukar informasi, mengarahkan, berbagi pengalaman, serta untulk mengembangkan hubungan pribadi akif (yang diperantarai komputer). Situs jejaring sosial termasuk di dalam kelompok ini. Penggunannya dari peralatan murni hingga afektif dan emosional (Baym, 2002).
  5. Substitusi media penyiaran (substitusi media penyiaran). Acuan digunakan adalah media yang digunakan untuk menerima atau mengunduh konten yang di masa lalu biasanya disiarkan atau disebarkan dengan metode lain yang mirip. Menonton film dan acara televisi atau mendengarkan radio dan musik adalah kegiatan utama

Adapun, secara tinjauan Pengguna/khalayak, media baru dan media lama memiliki beberapa konsep yang berbeda sembagaimana dikemukankan oleh Denis McQuaildalam bukunya Teori Komunikasi Massa (2011 : hal 157) :

  1. Interaktivitas (interactivity): sebagaimana ditunjukkan oleh rasio respons atau inisiatif dari sudut pandang pengguna terhadap ‘penawaran’ sumber atau pengirim.
  2. Kehadiran sosial (atau sosiabilitas) (social presence or sociability: dialami oleh pengguna, berarti kontak personal dengan orang lain dapat dimunculkan oleh penggunaan media (Short dan kawan-kawan 1976; Rice, 1993). .
  3. Kekayaan media (media richness): jangkauan di mana media dapat menjembatani kerangka referensi yang berbeda, mengurangi ambiguitas, memberikan lebih banyak petunjuk, melibatkan lebih banyak indra, dan lebih personal.
  4. Otonomi (autonomy): derajat di mana seorang pengguna merasakan kendali atas konten dan penggunaan, mandiri dari sumber
  5. Unsur bermain-main (playfulness): kegunaan untuk hiburan dan kesenangan, sebagai lawan dari sifat fungsi dan alat.
  6. Privasi (privacy): berhubungan dengan kegunaan media dan/atau konten tertentu. .
  7. Personalisasi (personalization): derajat di mana konten dan penggunaan menjadi personal dan unik.

Sumber rujukan : 

  • McQuail, Denis. 2011. Teori Komunikasi Massa, Edisi 6. Buku 1. Jakarta. Salemba Humanika.

About abdullatiefku

Check Also

Potret Perjuangan Perempuan (Dalam Sastra)

Potret Perjuangan Perempuan (Dalam Sastra) Oleh: Ahmad Sihabudin[1] Diterbitkan di Harian Kabar Banten, dalam rangka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *