Home / KAJIAN / Kehadiran Digital Media Berdasarkan Peta Teori dari McQuail

Kehadiran Digital Media Berdasarkan Peta Teori dari McQuail

Berikut ini penjelasan tentang Kehadiran media digital jika dipandang dengan menggunakan 4 pendekatan peta teori Komunikas McQuail, berikut :

Dengan sudut pandang media kulturalis, yang memberikan perhatian pada isi dan resepsi subjektif pesan-pesan media dikaitkan dengan lingkungan personal.  Dan bahwa perspektif ini fokus kajiannya adalah anggota khalayak yang dikaitkan dengan beragam pilihan media berdasarkan budaya, genre, atau motif-motif lainnya yang berfokus pada individu khalayak.  Sehingga, kemunculan media digital juga memunculkan pembentukan Komunitas  yang termedia oleh komputer. McQuail (2011, 162-164) memaparkan bahwa komunitas adalah hal yang lazim dalam masyarakat yang dapat terbentuk melalui proses komunikas massa. Dan salah satu yang muncul dari efek teknologi media digital atau media baru adalah terbentuknya komunitas yang termediasi komputer. (computer mediated Communication).

Dengan sudut pandang media materialis yang memberikan penekanan pada aspek struktur dan teknologi media dan memiliki pondasi sudut pandang yang berfokus kepada konten dan segala proses dari pembentukan konten yang berujung pada efek dari setiap media yang digunakan atau terpapar pada khalayak. Tentunya efek khalayak tersebut juga berkaitan dengan teknologi dan hubungan sosial dari segala jenis interaksi komunikasi yang berhubungan dengan penerimaan dan produksi pesan.  Sehingga, kemunculan media digital memunculkan isu tentang partisipasi Politik dan Demokrasi. Bahwa media elektronik baru scara luas disambut sebagai cara yang potensial untuk dari dari politik ”top-down” yang opresif dari demokrasi massa, dimana partai politik membuat kebijakan secara sepihak dalam banyak hal, termasuk memobilisasi massa grass root, kita mereka harus menyediakan informasi politik dan gagasn yang sangat dibedakan, akses yang hampir tidak terbatas dalam teori untk semua suara, dan bayak umpan balik antara pempimpina dan pengikut. Pada intinya, diperlukan metoda dan alat-alat kampanye baru yang melibatkan teknologi digital yang beragam, dengan gagasan dan ide yang juga disesuaikan dengan medium elektroniknya. Internet kita menyajika banyak cara (McQuail (2011, 165-166)

Dengan sudut pandang Sosio Culturalis, yang menekankan pada pengaruh faktor-faktor sosial pada produksi, resepsi media, dan fungsi-fungsi media dalam kehidupan sosial perspektif. Dan bahwa isu sosial dan budaya menjadi hal yang sangat dominan dipengaruhi oleh kekuatan besar di balik munculnya beragam jenis media. Bahkan lebih dalam lagi, bahwa isu sosial budaya menjadi lebih besar fokusnya ketimbang isu-isu ekonomi dan politik. Sehingga, kemunculan media digital sebagai penyeimbang atau pemecah belah yang baru. McQuail (2011, 171-172) menyatakan bahwa retorika yang melingkupi media baru seringkali mewujudkan klaim bahwa media elektronik membantu memproduksi masyarakat yang setara sekaligus liberal, pada sisi yang lain kepemilikan dan akses teknologi komuikiasi juga membuka pintu bagi kesempatan baru atas informasi yang membuka jurang komunikasi dan hambatan terhadap arus komunikasi. Namun di satu sisi, hal tersebut memunculkan tantangan dan jurag pemisah yang baru yaitu individualime dan kebebasan personal yang seringkali selain memersatukan juga potensi memecah belah.

Berdasarkan pada perspektif sosio materialis, Sosial materialis, yang melihat media dan isinya sebagai refleksi dari kondisi-kondisi material dan ekonomi politik masyarakat. Dan  bahwa perspektif ini menitikberatkan pada pandangan kritis bahwa terdapat kekuatan kepemilikan modal dan kekuasaan yang mengontrol ideologi media. Bahwa setiap produksi konten dan segala jenis media harus dianalisa lebih dalam dan dikritisi, karena sangat mungkin terkait dengan ideologi yang berdasarkan pada kekuatan kepemilikan modal dan kekuasaan. Sehingga, kemunculan media digital memunculkan isu tentang teknologi dari kebebasan. McQuail (2011, 248-249) memaparkan bahwa media baru menyajika era baru untuk menjamin kebebasan yang bisa dinikmati melalui beragam media yang didistribusikan dengan pesat, namun hal ini juga memunculkan potensi dominasi ekonomi dan penguasaan pemusatan penghasilan pada hanya beberapa kalangan termasuk memunculkan format baru dari kapitalisme.  Media baru (Internet) telah menambahkan kerumita lebih jauh karena sumber-sumber pemasukan baru muncul, termasuk ongkos untuk online, pembayaran situ web, dan subsidi dari pihak yang memproduksi. Internet juga menggerogoti perekonomian banyak pihak.”

Sumber referensi soal nomor 2:

  • McQuail, Denis. 2011.  Teori Komunikasi massa. Buku 1, Edisi 6. Jakarta: salemba Humanika.

About abdullatiefku

Check Also

Potret Perjuangan Perempuan (Dalam Sastra)

Potret Perjuangan Perempuan (Dalam Sastra) Oleh: Ahmad Sihabudin[1] Diterbitkan di Harian Kabar Banten, dalam rangka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *