Home / KAJIAN / DASAR KOMUNIKASI / Perbedaan dan Persamaan Antara : Paradigma, Perspektif, dan Pendekatan

Perbedaan dan Persamaan Antara : Paradigma, Perspektif, dan Pendekatan

Paradigma   :

Paradigma adalah basis kepercayaan utama atau metafisika dari system berpikir: basis dari ontology, epistemology, dan metodologi. Dalam pandangan filsafat, paradigm memuat pendangan-pandangan awal yang membedakan, memperjelas, dan mempertajam oreintasi berpikir seseorang. (agus salim (2006:96).

Denzin & Lincoln (2010), mengemukakan tentang 3 kategori dasar keyakinan dalam paradigm, yaitu : Ontologi, Epistemologi, dan Metodologi.

Ontologi, epistemology, dan metodologi tersebut, dengan lebih detail dijelaskan oleh Liliweri (2018: 158), sebagai berikut :

  • Ontologi, yaitu teori atau studi eksistensi (keberadaan). Sebagai contoh , asumsi ontologisdalam melakukan penyelidikan dalam suatu paradigma mungkin secara khusus menrikan suatu realitas.
  • Epistemologi, yaitu teori pengetahuan yang berhubungan dengan sifat pengetahuan, ruang lingkupnya dan menyediakan perangkat kriteria untk mengevaluasi klaim pengetahuan dan menetapkan apakah klaim tersebut dijamin.
  • Metodologi, yaitu prosedur di mana pengetahun harus dihasilkan.

Perspektif :

Katherine Miller dalam bukunya “Communication Theories: Perspectives, Processes, and Contexts,” (2005) mendefinisikan perspektif sebagai “a perspective is a way of viewing or seeing a particular Phenomenon” atau dengan kata lain, kita bisa sebuat bahwa perspektif adalah cara atau metode untuk melihat atau mengamati berbagai fenomena/keadaan/situasi di sekeliling kita.

Dari hal ini, dapat kita nyatakan bahwa perspektif yang dimaksud oleh Miller tidaklah bersifat tunggal, melainkan memiliki sudut pandang (perspektif) secara multi perspektif. sehingga dalam melihat sebuah fenomena, kita tidak hanya memandangnya dengan menggunakna satu sudut pandang saja. Perspektif yang dipilih orang seseorang akan menimbulkan implikasi pada teori dan metodologi yang dimanfaatkan  serta dipahami seseorang dalam memahami suatu fenomena.

Miller dalam membahas perkembangan teori komunikasi menggunakan tiga persfektif yaitu; persfektif post positivis, persfektif interpretif, dan persfektif kritis.

Pendekatan :

Pendekatan penelitian merupakan merupakan cara berpikir yang diadopsi peneliti tentang bagaimana desain riset dibuat dan bagaimana penelitian akan dilakukan. Dalam riset sosial, pendekatan penelitian meliputi tiga jenis, yaitu kualitatif, kuantitaif, dan campuran atau gabungan yang juga dikenal dengan istilah mix method. Proses analisis data dengan pendekatan salah satu dari ketiganya bisa induktif, deduktif atau gabungan keduanya.

Pendekatan penelitian dapat dikelompokkan ke dalam 2 bagian besar : Pendekatan Kualitatif dan Pendekatan Kuantitatif. Penelitian Kuantitatif menekankan pada penilaian numerik atas fenomena yang dipelajari. Pendekatan Kualitatif menekankan pada pembangunan naratif atau deskripsi tekstual atas fenomena yang diteliti.

Paradigma Perpektif Pendekatan
Paradigma merupakan konsep cara pandang, nilai, metode  dan teknik terhadap sesuatu yang telah digunakan dan disepakati oleh komunitas tertentu. Paradigma biasanya digunakan dalam penelitian dari masing-masing disiplin ilmu. Focus pada: Ontologi, Epistemologi, dan Metodologi.   Perspektif merupakan cara pandang terhadap sesuatu sesuai dengan sudut pandang masing-masing individu. Seperti gunung akan dikatakan indah oleh individu yang berada jauh dari gunung tersebut, namun bagi individu yang berada dekat akan berkata lain. Contoh : persfektif post positivis, persfektif interpretif, dan persfektif kritis.   Pendekatan penelitian merupakan merupakan cara berpikir yang diadopsi peneliti tentang bagaimana desain riset dibuat dan bagaimana penelitian akan dilakukan. Dalam riset sosial, pendekatan penelitian meliputi tiga jenis, yaitu kualitatif, kuantitaif, dan campuran atau gabungan yang juga dikenal dengan istilah mix method. Proses analisis data dengan pendekatan salah satu dari ketiganya bisa induktif, deduktif atau gabungan keduanya. Contoh : Kuantitatif, Kualitatif  

SUMBER RUJUKAN :

  • Salim, Agus. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Buku sumber untuk penelitian kualitatif. Edisi Kedua. Yogyakarta. Tiara Wacana.
  • Denzin, Norman K, dan Lincoln, Y.Vonna S. 2010. Handbook of Qualititive Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  • Liliweri, Alo . 2018. Paradigma Penelitian Ilmu Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 
  • Littlejohn, Stephen W dan Foss, Karen A. 2009. Teori Komunikasi (edisi 9). Jakarta: Salemba Humanika.
  • Miller, Katherine. 2005. Communication Theories: Perspective, Processes, and Context. Mc.Graw.Hill.

About abdullatiefku

Check Also

Kehadiran Digital Media Berdasarkan Peta Teori dari McQuail

Berikut ini penjelasan tentang Kehadiran media digital jika dipandang dengan menggunakan 4 pendekatan peta teori …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *